TMMD Gairahkan Ekonomi Desa Gadungan, UMKM Panen Cuan

    TMMD Gairahkan Ekonomi Desa Gadungan, UMKM Panen Cuan
    Aktivitas masyarakat yang meningkat selama program berlangsung mendorong naiknya permintaan terhadap produk lokal

    KEDIRI - Suasana di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, kini terasa berbeda. Sejak program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 bergulir, denyut nadi perekonomian warga semakin kencang. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat merasakan langsung lonjakan aktivitas, seiring meningkatnya mobilitas dan geliat kegiatan di desa.

    Program TMMD ke-127, hasil sinergi apik antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI AD melalui Kodim 0809/Kediri, secara resmi dimulai pada Selasa, 17 Februari 2026. Pembangunan infrastruktur desa yang digalakkan menjadi tulang punggung kelancaran distribusi barang dan membuka lebar akses bagi berbagai usaha warga.

    Bagi para pelaku UMKM, kehadiran TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan transformator pola usaha. Peningkatan aktivitas masyarakat selama program ini memicu lonjakan permintaan produk lokal. Mulai dari jajanan pasar yang menggiurkan, kebutuhan pokok harian, hingga aneka jasa pendukung, semuanya laris manis.

    Emi (43), seorang pengusaha kuliner, tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. Ia mengaku penjualannya meroket sejak TMMD dimulai. "Hampir setiap hari ada tambahan pesanan. Desa jadi ramai, jadi kesempatan usaha juga bertambah, " ujarnya dengan senyum merekah, Selasa (17/2/2026).

    Dampak positif yang sama dirasakan Ida Cahyani (46), pemilik toko kelontong di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan. Ia menuturkan omzet penjualannya melonjak drastis. Kenaikan kebutuhan harian warga, ditambah kehadiran anggota Satgas TMMD yang berbelanja, menjadi katalisator utama.

    "Biasanya sepi di jam-jam tertentu, sekarang hampir sepanjang hari ada yang belanja dari pak tentara yang berkerja (TMMD) itu, " terangnya, menunjukkan perubahan signifikan dalam dinamika tokonya.

    Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD, Lettu Inf Sunarno, dari Brigif 16/ WY, menegaskan bahwa esensi TMMD adalah memberikan manfaat yang menyeluruh bagi masyarakat. Ia berharap pembangunan yang telah dilakukan dapat terus menjadi modal berharga bagi warga dalam mengembangkan UMKM dan meningkatkan taraf kesejahteraan desa secara berkelanjutan.

    Dengan geliat ekonomi yang kian hidup selama TMMD ke-127, masyarakat Desa Gadungan kini memupuk optimisme. Mereka percaya bahwa momentum pertumbuhan UMKM yang tercipta saat ini akan terus berlanjut, menjadi pilar kokoh penopang perekonomian desa di masa depan.

    tmmd ekonomi lokal umkm pembangunan desa kodim kediri kesejahteraan masyarakat
    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo

    Artikel Sebelumnya

    Imlek 2577 Kongzili Meriahkan Stasiun Madiun

    Artikel Berikutnya

    TNI dan Warga Kediri Bersih-Bersih Masjid...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    KAI Daop 7 Madiun: Angkutan Barang Melaju Pesat di Awal 2026
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam

    Ikuti Kami