KEDIRI - Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri resmi meluncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Uniska Center Kediri, sebuah langkah nyata dalam mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia. Peresmian ini bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan sebuah deklarasi komitmen kuat Uniska dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Bertempat di lingkungan kampus Uniska Kediri, acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menandai kolaborasi penting antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor industri. Kehadiran SPKLU ini diharapkan dapat menjadi katalisator perubahan, tidak hanya sebagai sarana pendukung mobilitas kendaraan listrik, tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi sivitas akademika dan masyarakat luas mengenai vitalnya pemanfaatan energi bersih. Ini adalah wujud nyata Uniska Kediri dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik dan berkontribusi pada upaya pengurangan emisi karbon.
Peresmian ini dihadiri oleh jajaran terhormat, termasuk Ketua MUI Pusat sekaligus Ketua Umum Yayasan Bina Cendekia Muslim Pancasila KH. Anwar Iskandar, Komisaris Independen PT PLN (Persero) Prof. Dr. H. Ali Masykur Musa, S.H., M.Si., M.Hum., Ketua Yayasan Bina Cendekia Muslim Pancasila Dr. H. Rinto Harno, S.Mn., MM., serta Rektor Universitas Islam Kadiri Kediri Prof. Dr. Bambang Yulianto, M.Pd. Turut hadir pula perwakilan PT PLN, Forkopimda Kota Kediri, sivitas akademika Uniska Kediri, dan para tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara meliputi seremoni pemotongan pita, penyerahan santunan, simulasi pengisian kendaraan listrik (charging test), dan sesi wawancara media. Inaugurasi SPKLU Uniska Center Kediri ini secara resmi membuka pintu operasional fasilitas yang kini terbuka untuk umum, mendukung kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik di wilayah Kediri.
Prof. Dr. Bambang Yulianto, M.Pd., Rektor Uniska Kediri, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan. Beliau menekankan bahwa keberadaan SPKLU ini sejalan dengan visi 'kampus berdampak', yang mengutamakan manfaat nyata bagi masyarakat. "Secara akademis, SPKLU ini memiliki nilai penting bagi Uniska Kediri. Hal ini sesuai dengan motto kampus berdampak, bahwa kampus harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. SPKLU ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Uniska Kediri kepada masyarakat, " ujarnya.Senen (27/4/2026)
Lebih lanjut, Prof. Bambang berharap sinergi dengan PLN dapat memberikan pengalaman belajar praktis yang berharga bagi mahasiswa, khususnya dari Program Studi Teknik Elektro. "Ke depan, kami berharap rekan-rekan dari PLN dapat membagikan ilmu praktis kepada mahasiswa Uniska Kediri, khususnya mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Uniska Kediri, " tambahnya, menunjukkan antusiasme terhadap potensi kolaborasi edukatif.
KH. Anwar Iskandar, Ketua Umum Yayasan Bina Cendekia Muslim Pancasila, menegaskan bahwa amanah seperti SPKLU ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemaslahatan umat. Beliau juga menggarisbawahi peran krusial lembaga pendidikan dalam memperkuat ketahanan bangsa dan kedaulatan negara di tengah kompleksitas geopolitik global. "Terminal terakhir kehidupan manusia yang paling nikmat adalah tersambung dengan Allah. Karena itu, setiap amanah dan kontribusi yang kita lakukan harus diarahkan untuk kemaslahatan. Hadirnya SPKLU di Uniska Kediri ini merupakan bagian dari kontribusi yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, " tutur KH. Anwar Iskandar.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Kediri. Beliau melihat kolaborasi Uniska dan PLN sebagai langkah strategis yang multifaset, memberikan dampak positif tidak hanya pada ekonomi, tetapi juga pada ranah pendidikan dan pelayanan publik. "Pemerintah Kota Kediri sangat mendukung kegiatan ini. Hadirnya kolaborasi antara perguruan tinggi seperti Uniska Kediri dengan PLN untuk menghadirkan SPKLU di lingkungan perguruan tinggi bukan hanya sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga menjadi sarana belajar bagi mahasiswa dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, " ujarnya.
Prof. Dr. H. Ali Masykur Musa, S.H., M.Si., M.Hum., Komisaris Independen PT PLN (Persero), memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini, yang dinilainya sebagai langkah proaktif dalam mengoptimalkan energi terbarukan dan menjawab tantangan energi masa depan Indonesia. Beliau menyoroti efisiensi kendaraan listrik sebagai solusi strategis di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak global. "Dalam situasi geopolitik dunia saat ini, harga BBM menjadi semakin mahal. Indonesia masih harus mengimpor sekitar satu juta barel. Karena itu, jika kita semua mulai beralih dari BBM menuju kendaraan listrik, hal tersebut menjadi jawaban atas tantangan kelangkaan dan mahalnya BBM, " jelasnya.
Prof. Ali Masykur Musa menambahkan bahwa kendaraan listrik menawarkan alternatif yang aman, ekonomis, nyaman, dan yang terpenting, ramah lingkungan. "Menggunakan kendaraan listrik berarti menjawab tantangan ekonomi sekaligus menjalankan etika kita untuk menjaga alam raya. Alam ini harus kita rawat karena akan diwariskan kepada anak cucu kita, " tegasnya, menekankan tanggung jawab moral dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Lebih lanjut, beliau mengakui Uniska Kediri sebagai salah satu perguruan tinggi yang kini memiliki SPKLU dengan spesifikasi mumpuni, sebuah pencapaian penting dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di daerah tersebut. PLN juga membuka lebar peluang kerja sama lanjutan, termasuk potensi program beasiswa dan penguatan kegiatan akademik.
Sebagai bagian dari kepedulian sosial, PLN turut menyerahkan santunan kepada 10 penerima, memperkuat komitmennya untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Penyerahan santunan ini menjadi penanda kolaborasi erat antara dunia pendidikan dan industri dalam menciptakan dampak yang berarti bagi lingkungan sekitar.
Dengan hadirnya SPKLU Uniska Center Kediri, diharapkan ekosistem kendaraan listrik di Kediri dan sekitarnya akan semakin berkembang pesat. Fasilitas ini bukan hanya sekadar tempat pengisian daya, melainkan simbol komitmen Uniska dalam mendorong inovasi, memperkaya edukasi energi bersih, dan merajut sinergi lintas sektor untuk kemandirian energi nasional.

Updates.