Perjalanan kereta api Anda mungkin mengalami penundaan atau bahkan pembatalan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) hari ini mengeluarkan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat dan para pelanggan setia kereta api atas gangguan perjalanan yang tidak terduga.
Insiden operasional yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, menjadi biang kerok di balik kekacauan jadwal ini. Dampaknya menjalar luas, mempengaruhi jadwal keberangkatan dan kedatangan berbagai kereta api, termasuk beberapa kereta api jarak jauh yang melayani rute menuju dan dari wilayah Daop 7 Madiun.
Akibatnya, banyak jadwal perjalanan kereta api mengalami kelambatan yang signifikan. Lebih parahnya lagi, beberapa jadwal terpaksa harus dibatalkan demi upaya menormalkan kembali arus sirkulasi perjalanan kereta api yang terganggu.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan rasa penyesalan mendalam atas kondisi ini. Ia memahami betul betapa ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada KAI.
“Kami memohon maaf atas kendala operasional yang terjadi di lintas Bekasi Timur. Saat ini petugas di lapangan terus berupaya melakukan percepatan normalisasi jalur sekaligus rekayasa pola operasi KA agar perjalanan KA dapat kembali sesuai jadwal, ” ujar Tohari.
Berikut adalah daftar kereta api yang mengalami kelambatan tinggi, berdasarkan pembaruan informasi pada pukul 06.30 WIB:
1. KA 270 Matarmaja relasi Pasarsenen-Malang posisi Stasiun Baron lambat 466 menit.
2. KA 162 (Bangunkarta) Relasi Pasarsenen-Jombang Posisi Yogyakarta (Daop 6) lambat 630 menit. Estimasi tiba di Stasiun Jombang jam 10.22 WIB.
3. KA 38 (Brawijaya) Relasi Gambir-Malang Posisi Blitar lambat 261 menit.
4. KA 152 (Brantas) Relasi Pasarsenen-Blitar Posisi Kuripan (Daop 4) Lambat 657 menit. Estimasi tiba di Stasiun Blitar jam 14.17 WIB.
5. KA 246B (Majapahit) Relasi Pasarsenen-Malang Posisi Larangan (Daop 4) Lambat 541 menit.
6. KA 252B (Jayakarta) Relasi Pasarsenen-Surabaya Gubeng Posisi Langen (Daop 3) Lambat 573 menit.
7. KA 36 (Gajayana) Relasi Gambir-Malang Posisi Larangan (Daop 3) Lambat 509 menit.
8. KA 150 (Singasari) Relasi Pasarsenen-Blitar Posisi Cilegeh (Daop 3) lambat 387 menit. Estimasi tiba di Stasiun Blitar 17:57 WIB.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kompensasi atas ketidaknyamanan yang dialami, KAI akan memberikan Service Recovery kepada pelanggan yang terdampak kelambatan tinggi. Pemberian layanan ekstra ini akan dilakukan baik di stasiun maupun di atas kereta api, sesuai dengan aturan yang berlaku, mulai dari pemberian minuman hingga makanan berat, bergantung pada lamanya keterlambatan.
Bagi pelanggan yang memutuskan untuk membatalkan perjalanannya akibat dampak insiden ini, KAI juga siap memfasilitasi pengembalian bea tiket (refund) sebesar 100% (tidak termasuk biaya pesan) di loket stasiun yang telah ditunjuk.
KAI menegaskan komitmennya untuk selalu memprioritaskan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan setiap penumpang dalam setiap perjalanan. Evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali, demi peningkatan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

K7G